August 24th, 2006 by blackgrey

Membangun kebijakan dalam tiap peristiwa, memilah antara mimpi dan kenyataan; saat hanya berbatas pada tirai yang mudah tersingkap

Membuahkan rasa tak percaya, saat pelukan hangat sahabat dapat terasa menyakitkan seperti tamparan

Menorehkan luka, menghilangkan segala kerinduan

Menghapus ingatan masa lalu dalam sekejap, bagai terbangun dari mimpi, yang terlalu pelik untuk diulang kembali

Atau mungkin semuanya bukan mimpi, melainkan kenyataan yang memang nyata

Tak perlu memahami… mungkin…

Tirai itu terlalu tipis dan rapuh, tapi ternyata tak mudah koyak

Mana yang sedang dihadapi? Mengintip mimpi dari celah kenyataan atau mengintip kenyataan dari celah mimpi…?

Namun kadang luka ini terasa perih; membuat meringis, tapi tak mampu menghasilkan tangis

Terlalu cepat waktu membuat tersadar atau sekaligus membuat semua semakin suram

Memutar segalanya, tapi juga memulihkan

Mengubah semua menjadi tiada, tak pernah ada…

dan akhirnya hilang…

Pralana (a poem by Saras Dewi)

June 24th, 2006 by blackgrey

Aku lebih takut…

Kehilangan dirimu,

Daripada tidak memilikimu

Ini permainan hidup terhadapku

Teka-teki yang terus membuatku,

Mabuk di sunyinya subuh.

mencoba bertahan, tapi mungkin akan segera sekarat

June 9th, 2006 by blackgrey

Belum ada lagi penunjuk arah yang akan menuntun langkahku selanjutnya

Masih mencoba bertahan, tapi mungkin aku akan segera sekarat

Mentari semakin terik, dingin malam semakin menusuk, dan bekal perjalananku semakin menipis

Jalan setapak ini makin berliku dan penuh kerikil

Andai ada seorang malaikat penuntun yang tulus

Yang menggenggam tanganku tanpa keraguan

Yang tak`kan pernah meninggalkanku terjatuh

Yang mau mengantarku sampai ke tujuan itu

Tapi mungkin aku harus menepi dan terdiam

Sendiri menentukan arah dan langkah

Orang-orang yang asing sekedar datang dan pergi

Hanya kicauan burung dan bunga-bunga mungil sebagai penyejuk hati

Cukup kubiarkan saja kaki ini yang menuntun langkahku

Karena hati ini cukup bisu untuk menjawab atau mungkin untuk bertanya

Masih jauh dan masih lamakah…?

Ataukah harus menunggu saat aku mungkin akan segera sekarat…

akhir jalan

March 26th, 2006 by blackgrey

Saat aku berada di tengah persimpangan menuju banyak jalan tanpa penunjuk arah, aku terpaku sesaat…

Perlukah kulanjutkan perjalananku?

Manakah yang mesti kupilih?

Mereka tampak bagus…

Mereka semua tersenyum…

Haruskah kupilih satu? Atau…

Haruskah kutempuh setiap jalan itu?

Aku menoleh sejenak ke belakang, dan aku tahu

Aku tak`kan kembali…

Senyuman-senyuman manis yang memberikan pahit

tak mau kunikmati lagi

Bagaimana bila aku tak perlu memilih?

Bolehkah aku tak memilih?

Apakah aku harus tetap berada di persimpangan ini?

Sampai berapa lama?

Bolehkah kupilih saja jalan setapak berkerikil itu?

Tanpa ada siapa-siapa di situ,

Hanya ada aku…

dan aku…

Aku bisa berhenti kapanpun aku mau

Ditemani pemandangan-pemandangan menakjubkan yang mengitariku

Aku bisa kembali melanjutkan perjalananku kapanpun aku sanggup

Tak ada yang memintaku untuk lebih cepat atau melambat

Karna yang aku tahu…

sebuah rumah mungil tak berpenghuni diatas bukit yang menghadap ke laut itu telah menantiku

di akhir jalan setapak ini…

care about you, doesn`t mean loving you

February 27th, 2006 by blackgrey

I always think that I can make everything as simple as my thought, but I realize that you`re not as simple as like what I always think

You felt those pain too long…

until you said to me that you trust me and feel comfortable with me

I felt all right…

I let you to give your attention to me

I let you to never be the decision maker

I let you to tell everything to me

I let you to never say no to me

I let you to depend on me

I let you…

I let you…

I let you…

Then I know now that you`re not only trust me

You`re not only feel comfortable with me

You…

You hope that we can be together

even you never say that in a word

I`m so sorry…

I never pay attention to you, it doesn`t mean that I don`t care about you

I care about you, but it doesn`t mean that I`m loving you…

It`s better because I know that early

It`s better not only for me, but of course for us

Thank you for trusting me

Thank you for feeling comfortable with me

I don`t want to add your pain

I don`t mean to leave you

I`m still here, I`ll always be fine, you don`t have to think about me

Since the first time, the distance never made us feel separated

Take it easy, I still and always keep our memories

Again, I just don`t want you feel more pain

I want you to meet her, please; hold her hands tight, and never let her go

I know that you are looking for someone like her

I`m sure that you like the way she treats you

You just need to open up your heart

and both of you will be together each other…

The Guardian Angel`s Duty

February 19th, 2006 by blackgrey

     Is it only the guardian angel`s duty to guard -the people- whom I care about? or Is it just because I`m too trust to those angels? or Is it actually because I don`t really care about those people? or perhaps… I just pretend to have no care…?

The time always gives me the chance, but I almost never take the chance. I`m too selfish…  What am I looking for  now? What should I find now? Is it nothing? I lost too much, until I don`t know anymore what should I look for or what should I find. Should I surrender? or Should I never give up?

In my weakness, I try…

Stronger I try, stronger `They` try too to take -the people- one by one from me; slowly but sure

`Their strength` is stronger than I.

Great!, because now my time is almost up. Perhaps it`s already late to start.

I think make an apologizing and say sorry are not enough to make -the people- back or to make -the people- stay.

Is everything really already late? or Is there still any time?

Would `They` like to give me a new chance?

because I won`t say that I`m tired, even bad dreams come up almost every time I sleep.

I won`t feel sorry after I lost everything

I won`t  waste my time anymore

But how?

If I must race with the time, then it means that I should not feel tired with all of this.

But for how long?

Is it my time or -the people-`s time which almost up?

So, should I still trust that it is only the guardian angel`s duty to guard -the people- whom I care about?

                                                                                            February 18, 2006

                                                                      

Some words from “Kerudung Merah Kirmizi”nya Remy Sylado

February 5th, 2006 by blackgrey

Cinta terlalu cepat melihat kesukaan, dan selalu lambat membaca kedukaan. Cinta amat lekas memikirkan kesenangan, sebaliknya tidak awas memikirkan kesusahan

Keputusan yang didasarkan oleh feeling pada hari ini mungkin saja menjadi salah pada hari mendatang. Tapi keputusan yang diambil karena feeling tidak pernah mengganggu rasa pembenaran terhadap kesalahan

Dalam kehidupan ini manusia tidak bisa satu pihak saja memaksa diri untuk menjadi dirinya, tapi manusia menjadi dirinya sebab ada diri orang lain disekitar dirinya

Epilog:

Lebih perkasa menjadi murtad yang terang-terangan menghujat Tuhan daripada munafik yang pura-pura di muka umum berpenampilan nabi tapi dibelakang layar berkelakuan babi

Dengan berani menyatakan kekurangan aku belajar membangun kelebihan. Dari menimba pengalaman orang disekitarku, aku mendapatkan pengetahuan

fuehle muede

November 25th, 2005 by blackgrey

Manchmal fuehle ich mich sehr muede, aber ich muss hier aushalten.
Ich brauche nur ein bisschen Geduld mehr.
Sehr muede…

Ich moechte nur nach einem neue Platz oder nach einigem alte Platz weggehen.
Ich vermisse manche alte Freunde.
Ich denke nicht, dass wir jetzt in die gleiche Lege sind

(cuma ngungkapin uneg2, maaf2 klo ada salah tulis or salah pengertian>bwt yg paham)

Words from Ayu Utami

November 25th, 2005 by blackgrey

Inilah anehnya kesadaran.
Ketika kita menjalani hidup, sebetulnya semua mengalir begitu saja.
Tapi ketika kita ditanya, kita seperti dipaksa untuk menyadari dan merumuskan

(Si Parasit Lajang)

Aku ada

October 5th, 2005 by blackgrey

Ketika aku sedang sedih menyesali masa lampauku, dan memikirkan masa depan dengan penuh kecemasan;

Ia berfirman, "Nama-Ku adalah Aku ada."

Ia berhenti sejenak.

Akupun menanti…

Kemudian dengan suara lembut, Ia melanjutkan, "Bila hidupmu hanya memikirkan masa lampau dengan kesalahan-kesalahan dan penyesalan-penyesalan, semuanya itu tidak ada gunanya". Aku tidak ada disana. Nama-Ku bukan Aku dulu ada.

Bila hidupmu hanya memikirkan masa depan , dengan segala permasalahan yang tak menentu dan rasa takut, itupun sia-sia. Aku tidak ada disana. Nama-Ku bukan Aku akan ada.

Bila sekarang hidupmu memikirkan hal-hal yang terjadi hari ini, dan percaya kepada-Ku, sungguh sangat indah.

Aku ada disini. Nama-Ku adalah Aku ada.